Jl. Raya Serpong KM. 7 Perumahan Bukit Serpong Mas BV-315 Telp +62 (21) 29445682
Home
Contact

Article

Rabu , 10 Okt 2018 08:28:12

Ternyata Ini Efek Bulimia pada Kesehatan Gigi dan Mulut

Bulimia merupakan suatu kelainan mental atau gangguan makan, dimana seseorang akan mengonsumsi makanan dengan porsi yang banyak dalam waktu yang singkat. Anehnya, para pengidap kelainan ini memuntahkan kembali makanan yang baru saja dikonsumsi, bahkan berpuasa, menggunakan obat pencahar, atau berolahraga ekstrem agar tidak mengalami kenaikan berat badan.

Banyak alasan yang mendasari perilaku bulimia, salah satunya adalah untuk memenuhi keinginan mengonsumsi segala jenis makanan tanpa adanya kenaikan berat badan. Diketahui bahwa kelainan ini paling sering terjadi pada wanita, meski tak menutup kemungkinan untuk juga terjadi pada pria.

Penelitian menyebutkan bahwa bulimia dapat menganggu kesehatan jantung, ginjal, dan organ-organ lainya. Tidak hanya itu, kebiasaan buruk ini ternyata juga turut memicu beragam gangguan pada gigi dan mulut, seperti:

  1. Karies gigi

Pada kasus bulimia, makanan yang dimuntahkan akan keluar bersama dengan asam lambung. Asam ini bisa melarutkan mineral gigi, sehingga karies tak bisa dihindari lagi.

Karies gigi ditandai dengan adanya bercak cokelat atau putih pada permukaan gigi. Dalam beberapa waktu, karies gigi yang tidak ditangani bisa menyebabkan gigi berlubang.

  1. Gigi berwarna kuning dan rapuh

Asam lambung bertugas untuk membantu proses pencernaan makanan di dalam perut. Bila asam ini sampai naik ke dalam rongga mulut, gigi bisa mengalami perubahan warna menjadi kekuningan. Bahkan, dalam beberapa waktu, paparan asam tersebut juga bisa menyebabkan gigi menjadi rapuh sehingga mudah patah.

  1. Iritasi kelenjar ludah

Kelenjar ludah berfungsi menghasilkan air liur untuk membantu proses pencernaan makanan di dalam mulut, juga dalam proses menelan. Selain itu, air liur juga turut melindungi gigi Anda dari kerusakan.

Dengan adanya paparan asam dari makanan yang dimuntahkan, seluruh fungsi tersebut bisa mengalami gangguan. Ini karena zat asam yang keluar bersama makanan yang dimuntahkan bisa menyebabkan iritasi pada kelenjar ludah sehingga produksi air liur akan menurun drastis.

  1. Mulut kering

Kelenjar ludah yang mengalami iritasi tak mampu memproduksi air liur dalam jumlah cukup. Sebagai akibatnya, keseimbangan bakteri di dalam rongga mulut akan mengalami gangguan sehingga keluhan mulut kering dan bau mulut sangat mungkin terjadi.

  1. Sariawan

Zat asam yang berasal dari lambung bersifat korosif. Oleh karena itu, bila zat ini mencapai rongga mulut dan mengenai dinding-dinding mulut, iritasi atau sariawan tak bisa dihindari lagi.

Meski terlihat sepele, sariawan bisa menyebabkan rasa tidak nyaman, khususnya ketika makan. Pada beberapa kasus, sariawan pun bisa membuat penderitanya enggan buka mulut.

  1. Gigi sensitif

Lapisan email yang terkikis akan membuat bagian akar gigi menjadi terekspos. Hal ini menyebabkan gigi menjadi sensitif, yang akan terasa ngilu bila terpapar makanan panas atau dingin.

Itu dia beberapa kerugian yang bisa terjadi akibat perilaku bulimia. Jika Anda tak ingin mengalaminya, hindari jauh-jauh perilaku tersebut, dan jagalah kesehatan rongga mulut dengan menyikat gigi menggunakan pasta gigi berfluoride minimal dua kali sehari. Jangan lupa untuk kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali, ya!

 

sumber : https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3615971/efek-bulimia-pada-kesehatan-gigi-dan-mulut


©2018 www.grahamaya.com, All Right Reserved